CINTA
SUCIKU
Disebuah pagi yang
indah , aku membuka mataku dan melihat
indahnya sang mentari . Akan tetapi aku
merasakan hal yang berbeda di pagi ini , yampun ....... tidak ada yang
membangunkanku!!!!!!! Sial ....saat aku
melihat jam wekerku ternyata jam 06:30,
seketika aku langsung beranjak dari
tempat tidurku. Aku yakin akan terlambat masuk ke sekolah , untuk mandi
aku membutuhkan waktu 15 menit dan makan kira-kira 5 menit alah.. ku kira gak
usah mandi dan makan karena itu membutuhkan waktu yang lama, aku cukup mencuci muka. Setelah
bersiap-siap aku langsung melesat cepat
ke sekolah.
Jam
07:05 aku sampai di gerbang sekolah, sedikit lagi pak satpam menutup gerbangnya.
“eit.... pak tolong dong jangan di tutup dulu” teriak ku, namun pak satpam
menghiraukannya dan bilang kalau terlambat 5 menit sudah tidak dapat di ampuni
kemudian pak satpam menutup gerbang
kembali dengan rapat. Ku kira hanya aku yang terlambat hari ini,ternyata ketika
ku menengok ke belakang . Berdiri seorang cowok keren ,aku sangat malu karena
pasti muka ku ancur saat menengok tadi . Dia memegang helmnya dan di sebelahnya
ada sebuah motor ninja berwarna merah.
Bego banget aku tak sadar aku langsung berlari karena malu ,itu karena aku
gerogi dia adalah kakak kelas ku yang selama ini aku kagumi. Lipatan di
keningnya menggambarkan bahwa dia bingung dengan tingkahku.
Masih bingung harus pergi kemana, tak bisa ku
bayangkan kalau aku pulang ke rumah, pasti nenek sihir marah besar padaku. Jadi
aku putuskan untuk pergi ke taman kota,
di sana aku bisa duduk-duduk dan memakan es cream. Aku memang selalu datang ke
taman ini kalau aku sedang punya masalah, setidaknya aku bisa melihat merpati
–merpati yang berterbangan di atas kepalaku. Taman ini juga tempat kenanganku
bersama mendiang ibuku, karena ibuku sudah tidak ada lagi di dunia ini, dia
meninggal ketika aku masih berumur 8 tahun. Semenjak ibu meninggal aku tinggal
bersama ayahku yang sudah mempunyaiistri baru,namun malangnya nasibku ternyata
ibu tiriku tidak menyayangiku sepenuhnya, dia baik padaku ketika ayah ada di
rumah sedangkan ayah sering sekali pergi ke luar kota untuk menyelesaikan
pekerjaannya.
Tidak sadar ternyata aku tertidur di bangku taman,
ketika ku buka mataku aku langsung tersentak . Apa yang terjadi ? siapa yang duduk di sampingku, saking nyenyaknya
tidurku tak sadar ada orang di sampingku. Dan yang paling memalukan adalah aku
tertidur di bahunya, ternyata dia adalah kakak kelasku yang kukagumi yaitu ka
Randy. Dengan perasan malu aku bertanya padanya kenapa dia berda di sini
“kak...kak...Randy kenapa ada di sini “ penuh rasa
malu dan gerogi
“oh.... tadi itu aku bingung mau pergi kemana, jadi
ikutin kamu deh” jawabnya dengan santai.
“kalau gitu aku perrgi dulu ya kak......” aku
berdiri dari tempat duduku
Akan tetapi tanganku di tarik oleh kak randy,
sehingga badanku tersungkur ke tubuhnya. Hatiku langsung berdegup kencang
karena kak randy langsung memeluk tubuhku, ini sangat aneh dia terdengar
sepirti menangis.
“Sinta.. jangan pergi dulu aku sangat membutuhkan
seseorang di sampingku” dia mengucapkan kalimat itu di sertai tangisan dan
pelukan yang semakin erat, aku juga tak menyangka ternyata dia tahu namaku.
Hanya bisa diam membisu aku tak mengerti apa yang ku rasakan, dia bercerita
pada ku tentang masalah yang sedang dia alami. Sangat na’as nasibnya, ternyata
pacarnya menghianatinya dia melihat sendiri pacarnya sedang berselingkuh dengan
sahabatnya sendiri. Pada saat itu entah aku harus senang atau sedih
mendengarnya, apakah aku harus senang di atas penderitaannya,itu sangat
mustahil karena kebahagiaannya adalah kebahagianku. Sementara dia bercerita
dengan nada yang menggambarkan hati yang sedang kelam, aku mendengarkan namun
aku tak berani memberinya tanggapan.
Setelah
dia selesai bercerita dia menatapku dan menanyakan mengapa aku tak meresponnya.
Namun aku tetap diam,kemudian pelukan itu semakin erat. Entah apa yang
kurasakan , kemudian dia melepaskan pelukan itu dan menatapku dengan sangat
legam. Apa yang dia lakukan ini sudah cukup membuat darahku seketika
bergejolak, perlahan dia dekatkan bibirnya ke bibirku dan dia melumat bibirku
dengan lembut. Tamampu berbuat apa-apa ingin rasanya pada saat itu aku pingsan
namun itu tidak terjadi. Setelah itu dia menatapku kembali dan memcium ku
kembali.
*********
Sejak
kemarin aku masih belum bisa melupakan kejadian tersebut terlebih saat kak
randy mengantarku pulang, di depan rumahku dia memeluku kembali. Aku memang
suka padanya namun entahlah perasannya padaku bagaimana, apakah aku hanya
pelariannya saja. Saat aku sedang melamun di kelas, Nina mengagetkanku
“hey....... loe tukang ngelamun” sangat keras.
“apaan sih loe nin ?” tanyaku sambil melotot
“Lo lagi ngelamunin apa sih, dari tadi gue perhatiin
loe kayak orang gila senyum-senyum sendiri. Cie lagi jatuh cinta ya...........”
sehingga semua temanku yang ada di kelas menatap ku karena ucapan nina tadi.
“ Eh lu ngapain sih bikin gosip gak bener siapa
bilang gue lagi jatuh cinta engga kok, enak aja lu “
“aduh sinta loe polos banget sih, gue tahu lagi loe
lagi jatuh cinta, ngomong aja lagi sama gue”
Ketika nina terus menghujaniku dengan tuduhan –
tuduhan itu, tidak ku sangka kak randy datang ke kelasku dan dia membawa
sekuntung bunga. Dia menarik tanganku ke depan kelas dan dia menyatakan
cintanya di depan semua teman –temanku, perasaanku seketika melayang, entah ke
mana perginya jiwaku sementara jasadku masih disini . Apakah kata-kataku ini
berlebihan, aku menerima kak randy jadi pacarku karena aku memang menyukainya
sejak dulu.
Hari-hariku bersama kak randy begitu menyenangkan,
dia selalu membuatku senang. Dia tak pernah membuatku kecewa, bahkan setiap
hari dia menjemput dan mengantarku ke sekolah. Setiap ada masalah dengan ibu
tiriku yang sangat kejam, aku selalu bercerita padanya dan dia selalu berhasil
membuatku kembali ceria. Hari minggu ini adalah hari bahagiaku dengannya karena
tepat 1 bulan aku menjalin hubungan cinta dengannya. Rencana kami , malam
miminggu ini kami akan pergi ke suatu tempat yang romantis kata randy. Namun
yang jadi masalahnya adalah bagaimana meminta ijin kepada ibu tiriku yang kejam
itu. Aku harus memutar otak bagaimana caranya untuk kabur dari nenek sihir itu,
akhirnya jalan keluarnya pun muncul. Aku akan meminta ijin kepada ayah untuk
pergi bersama randy saja, pasti ayah mengijinkannya.
******
Aku
menunggu randy dengan sangat cemas karena takut, nenek sirih datang dan
melarangku. Suara klakson membuatku merasa lega karena randy sudah datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar